Ada pelangi setelah hujan,
Ada tawa setelah air mata,
Ada canda setelah serius, dan
Ada rindu setelah pisah....
Pelangi yang kunanti,
Saat hujan mulai redah dan pelangi yang memunculkan sedikit senyuman. Ketika langit telah meneteskan butiran air. Dan ketika aku mulai berharap, tatapan tajam menghampiriku. Hari demi hari. Detik demi detik. Sebuah harapan yang kunanti, akhirnya terkabul.
Kamu Datang! Kamu datang membawa kebahagiaan untukku. Menggoreskan warna warni dalam kehidupanku. Rasanya semua terjadi begitu cepat. Sampai akhirnya, aku tak tahu perasaan ini tumbuh melebihi batas yang ku tahu.
Sebuah tatapan matamu yang sangat tajam saat menatap mataku. Dan sebuah kenyamanan yang kamu berikan padaku. Setiap hari, ku sempatkan waktuku untuk membaca isi pesan singkat darimu. Tawa kecilmu, ejekan darimu, dan candaanmu membuatku tersenyum diam-diam. Kamu selalu ada disampingku dan membuatku tertawa dikala aku meneteskan air mata. Aku tak tahu mengapa kamu lakukan semua itu kepadaku? Kamu seakan-akan memperlakukanku layaknya aku kekasihmu.
Apakah kamu merasakan hal yang sama dengan apa yang kurasakan??? Jika itu memang benar, apakah aku pantas untukmu? Seberapa pentingkah aku dimatamu? Apakah aku adalah seseorang yang paling beruntung memilikimu? Mengapa kamu membuatku menunggu terlalu lama? Yahh... Terlalu lama. Apa susahnya untuk bilang cinta dan sayang padaku??
Terlalu banyak pertanyaan yang ada dipikirkanku.
Kamu sangat pandai mengendalikan hati dan pikiranku. Hingga saat ini, yang kurasa hanyalah sebuah ketakutan. Aku menjadi takut untuk kehilanganmu. Sangat sulit untukku jauh darimu. Aku membutuhkanmu seperti aku membutuhkan udara yang sejuk. Nafasku akan berhenti jika kamu hilang dari pandangan mataku. Mengapa aku bisa seperti ini? TiDAK!!! Siapa aku? Kekasihmu? Yaaa.... Tentu saja bukan. Bodoh!! Aku bukan siapa-siapamu.
Aku hanyalah seorang temanmu yang berharap menjadi kekasihmu dan memilikimu seutuhnya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar